Jumat, 11 Maret 2016

PITOT STATIC SYSTEM DAN MENGETES KEBOCORAN PADA PITOT STATIC SYSTEM

 PITOT STATIC SYSTEM
Pitot static system adalah salah satu system didalam pesawat terbang yang berfungsi untuk masuknya udara static melalui static port dan udara dinamis melalui pitot tube dan berfungsi sebagai penggerak instrument/indicator pada pesawat terbang. pitot static system terdiri dari.
  1. pitot tube untuk masuknya udara diamis dan anti iceing
  2. static port untuk masuknya udara statis
  3. ASI (air speed indicator) untuk mengukur kecepatan peswat dengan satuan knot/km/jam/mil/jam
  4. Altimeter untuk mengukur ketinggian peawat terbang terhadap sea level dengan prinsip tekanan uadara oleh aneroid selo barometer dengan satuan feet
  5. VSI (vertical speed indicator) untuk mengetahui perubahan pesawat pada saat climbing maupun descend dengan satuan feet/menit
  6. pitot drain untuk menghilangkan/ membuang sisa udara dari instrument
  7. machmeter (hanya terdapat pada pesawat jet/supersonic) sebagai pengukur kecepatan pesawat di atas kecepatan suara

gambar pitot static system

1. SYSTEM PEMANAS PADA PITOT HEAD
pitot head dilengkapi alat pemanas (pitot heater) yang terbuat dari elemen pemanas diletakan dibagian dalam dari pipa pitot. fungsinya untuk mencegah tertutupnya lubang lubang pipa pitot akibat dari pembentukan es.
 pada penunjukan indikator, jika heater bekerja normal maka lampu indikator berwana amber akan menyala, jika pitot tidak bekerja maka lampu indikator akan berwarnamerah yang menyala


2. MENGETES KEBOCORAN PADA PIPA TEKANAN PITOT DAN STATIC
Pengetesan pipa pitot digunakan suatu alat tester (pressure & vacum tester) dengan cara pengetesan khusus. jika konektor pada tester telah betul maka diberikan tekanan perlahan lahan dengan menggunakan pump pada tester tersebut sampai indikator terbaca 130 knot, setelah itu kita berhenti  
memompanya sampai indikator menjadi 125 knot untuk inspeksi sistem pitot, pipa pitot harus diperiksa apakah lubang pembuangan, lubang pitot dan lubang static tidak rusak. jika pitot dilengkapi elemen pemanas ini harus kita lihat dengan ketentuan jika elemen pemanas yang digunakan;

12volt=10-10,83A
24volt=5-5,416A

untukm pengecekan isolasi antara kawat penghantar dengan frame dari pitot head harus dilakukan pitot heater switch dalam keadaan on sampai heater panas degan menggunakan tegangan 500v, dan besar tahanan harus lebih dari 20MOhm.


Pesawat Bisa Terbang

Pesawat bisa terbang karena adanya beberapa faktor antara lain:

  • gaya lift/angkat
yaitu perbedaan tekanan udara yang lebih besar berada di bawah penampang sayap dan tekanan udara yang lebih kecil di atas penampang sayap




Hasil gambar untuk gaya trust pada pesawat oleh mesin
  • gaya thrust/dorong
yaitu gaya yang dihasilkan dari budidaya engine atau pembakaran didalam engine yang menghasilkan gaya dorong baik dari propeller maupun jet engine





  • gaya wight/berat
gaya yang berasal dari massa benda itu sendiri yang di pengaruhi oleh gaya gravitasi bumi melalui senter of gravity

  • gaya drag/hambat
yang arah aliran udara berlawanan dengan pesawat itu sendiri dan mengenai paripada pesawat itu 
sendiri

Mungkin itu yang dapat saya sampaikan. Jika terjadi kesalahan dalam materi maupun penyampaian saya mohon maaf, kritik dan saran sangat kami harapkan demi kesempurnaan. terima kasih